You are here Home

Welcome to Anatomy Laboratory

Peraturan Lab. Anatomi

E-mail Print PDF

LABORATORIUM ANATOMI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNISSULA SEMARANG

PERATURAN LABORATORIUM ANATOMI

 


1. Mahasiswa harus sudah berada di luar laboratorium anatomi (payungan) 15 menit sebelum waktu masuk praktikum.

2. Mahasiswa harus memasuki laboratorium anatomi tepat pada waktunya. Keterlambatan tanpa alasan yang dapat diterima tidak diperbolehkan mengikuti pretes.

3. Jas praktikum harus dipakai selama berada di dalam laboratorium anatomi (memakan dan melepas jas praktikum harus di luar ruangan), jas praktikum adalah milik sendiri, bersih, dan rapi.

4. Membawa buku petunjuk praktikum, atlas anatomi SOBOTTA (jilid terkait materi yang dipraktikumkan) minimal dua setiap SGD, dan tatakan bening. Tidak membawa buku petunjuk praktikum dan atau atlas anatomi manusia harus meminjam hingga dapat. Tidak membawa tatakan adalah tanggungan praktikan sendiri, dimana pretes maupun postes tidak dieperkenankan memakai alas apa pun kecuali tatakan.

5. Kuku harus pendek.

6. Kuku tidak berwarna, baik pacar, kutek, ataupun pewarna lainnya.

7. Dilarang memakai cincin, gelang, maupun jam tangan.

8. Rambut

Pria:

Tidak terlalu panjang, tidak menyentuh kerah jas praktikum, tidak menyentuh telinga dan alis mata, disisir rapi dan tidak boleh dimodel macam-macam.

Wanita:

Rambut tidak boleh terlihat, baik atas, depan, maupun belakang bawah jilbab. Jilbab rapi dan sopan. Boleh tidak menggunakan dalaman jilbab asalkan rambut tidak terlihat. Jika menggunakan ciput, ciput yang digunakan boleh berwarna apa saja asalkan polos. Cara pemakaian jilbab boleh dengan model apa saja asalakan leher dan dada tertutup. Jika melanggar tidak boleh masuk laboratorium sebelum rambut sesuai aturan.

9. Pakaian:

Pria :

Sopan, memakai hem berkerah, dan bukan berbahan kaos, jeans atau spandex. Celana panjang berbahan kain, bukan jeans.

Wanita:

Sopan, memakai hem berkerah, dan bukan kaos, jeans atau spandex. Rok atau gamis berbahan kain, bukan kaos maupun spandex. Tidak sesuai dengan peraturan di atas harus mencari atau meminjam.

 

10. Sepatu harus tertutup dan harus memakai kaos kaki. Boleh berwarna asalkan polos. Tidak sesuai ketentuan di atas diwajibkan untuk mencari atau meminjam.

11. Tiap SGD ataupun mahasiswa yang terkait bertanggungjawab penuh atas kerusakan cadaver SGDnya akibat praktikum, dibicarakan dengan dosen pembimbing.

12. Selama berada di dalam laboratorium anatomi, berbicara denganx sopan, baik kepada dosen, asisten, maupun praktikan yang lain.

13. Selama berada di laboratorium anatomi bersikap dengan sopan baik dengan dosen, asisten, maupun praktikan yang lain, termasuk terhadap cadaver (tidak boleh memasang wajah masam dan jijik)

14. Dalam mengerjakan pretest, posttest, maupun tes-tes lainnya tidak boleh bekerjasama maupun melakukan hal-hal yang dianggap asisten bekerjasama (melakukan hal-hal yang dianggap asisten bekerjasama dalam mengerjakan tes tersebut dianggap TIDAK LULUS)

15. Jika ingin keluar laboratorium harus seizin asisten atau dosen pembimbing dengan alasan yang jelas

16. Jika ingin memasuki laboratorium anatomi diwajibkan untuk izin dosen atau asisten yang berada di laboratorium termasuk saat mengambil buku atau menyerahkan tugas

17. Membuka dan menutup pintu laboratorium anatomi adalah tugas asisten (praktikan tidak boleh keluar selama kursi belum dirapikan semua)

18. Ujian Identifikasi harus sudah mengikuti PTA dan membawa kartu PTA (apabila tidak membawa kartu PTA diwajibkan mengambil kartu PTA terlebih dahulu)

19. Tidak diperkenankan makan atau minum selama berada di dalam laboratorium anatomi, jika dalam keadaan yang mengharuskan makan atau minum diwajibkan untuk izin terlebih dahulu

20. Segala bentuk alat komunikasi dimasukkan ke dalam tas dalam keadaan silent ataupun non aktif

21. Praktikan dilarang memotret cadaver dengan alasan apapun

22. Jika berhalangan hadir dalam mengikuti kegiatan di laboratorium anatomi harus dengan bukti tertulis atau surat keterangan (surat keterangan sakit diserahkan maksimal setelah sembuh, jika tidak hadir tanpa surat keterangan sakit atau surat izin dianggap alfa)

 

23. Semua peraturan diatas berlaku untuk semua kegiatan anatomi baik di dalam maupun di luar laboratorium anatomi, segala bentuk pelanggaran akan diberikan konsekuensi tugas sesuai dengan berat ringannya kesalahan

 

 

1.

Untuk Surat Pernyataan dapat di download pada link berikut :

http://www.4shared.com/file/beuD-8z2ce/surat_penyataan.html


Last Updated on Tuesday, 05 January 2016 04:45

Selayang Pandang Anatomi

E-mail Print PDF

Laboratorium Anatomi adalah salah satu dari 12 Laboratorium yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Jalan Raya Kaligawe Km.4. Laboratorium ini terletak di Gedung Ar-Razi lantai 1. Laboratorium Anatomi terdiri dari 4 ruangan, 1. Ruang Doesen dan Asisten; 2. Ruang Praktikum; 3. Ruang Cadaver; dan 4. Gudang.

Dalam proses pembelajaran di Laboratorium Anatomi Unissula, 5 dosen pengampu dibantu oleh para asisten laboratorium. Media penunjang belajar menggunakan cadaver, manekin, dan preparat basah - kering.

Kegiatan pembelajaran yang diterapkan di Laboratorium Anatomi terdiri dari Tentiran, Responsi, Inhal, Refrat, Tentamen, PTA, Ujian Identifikasi.

  • Tentiran terdiri dari tentiran bebas dan tentiran saat praktikum yang diberikan oleh Dosen dan Asisten Laboratorium.
  • Responsi akan diadakan setiap kali memasuki modul yang terkait dengan anatomi sebelum praktikum dimulai.
  • Inhal dilaksanakan apabila nilai Pre - Post Test praktikan tidak memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan.
  • Refrat dilaksanakan apabila nilai inhal masih tidak memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan.
  • Tentamen dilaksanakan -jika diperlukan- sebagai suatu treatment tambahan dalam bentuk ujian tertulis sebelum praktikan memasuki ujian identifikasi.
  • PTA singkatan dari Pre/Post Test Asisten dilaksanakan setelah praktikum berakhir, sebagai syarat mengikuti Ujian Identifikasi. PTA diberikan dapat secara lisan atau tertulis dari asisten (praktikan akan berhadapan face to face dengan asisten).
  • Ujian Identifikasi adalah ujian akhir dari semua rangkaian kegiatan praktikum dan sebagai sarana evaluasi belajar praktikan. Syarat mengikuti ujian identifikasi, praktikan harus mengikuti responsi, praktikum, inhal, refrat, tentamen, dan juga PTA.

Setiap kegitan yang dilaksanakan oleh Laboratorium Anatomi merupakan rangkaian proses penilain selama praktikum. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan oleh Laboratorium Anatomi agar praktikan dapat memperdalam ilmu anatomi dengan sistem belajar belajar mandiri -self directed learning-, sehingga akan mempermudah proses pembelajaran dan pemahaman praktikan selama praktikum yang difasilitasi oleh dosen dan asisten.

Selain kegiatan yang dilakukan di atas, sebelum proses pembelajaran dimulai, Laboratorium Anatomi akan selalu memberikan TUGAS WAJIB yang WAJIB dikerjakan secara mandiri oleh praktikan dan dikumpulkan sesuai dengan ketentuan. Tujuan dari pemberian tugas wajib ini adalah agar praktikan mengetahui sasaran belajar praktikum sehingga pada saat pelaksanaan praktikum praktikan akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh dosen dan asisten .

Poin yang dinilai meliputi :

  • Kehadiran (10%)
  • Tugas wajib (20%)
  • Nilai PTA (20%)
  • Nilai Responsi, Pre-Post Test, Inhal, Refrat, dan Tentamen (50%)
  • Ujian identifikasi (50%)

Untuk mempermudah proses pembelajaran praktikan, praktikan bisa mempergunakan Atlas Anatomi dan buku teks atau buku ajar yang diterbitkan Laboratorium Anatomi Universitas Islam Sultan Agung.

Selamat Belajar!!!! Semoga Sukses!!!

Last Updated on Tuesday, 10 April 2012 09:53